DiIndonesia perkembangan teknologi modernisasi di bidang pertanian ditujukan untuk meningkatkan hasil pertanian guna memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini menyebabkan perubahan usaha pertanian subsisten kepada usaha pertanian komersil pada daerah- daerah, khususnya di pedesaan. Penerapanpertanian modern meliputi komponen perubahan: (1) dari pengolahan tanah dengan ternak menjadi penggunaan traktor, (2) dari alat menumbuk padi menjadi penggilingan padi, (3) dari penggunaan pupuk kandang menjadi pupuk kimia buatan, (4) dari penggunaan bibit lokal menjadi bibit unggul, dan (5) penerapan irigasi modern. Pembangunanpertanian pada dasarnya adalah proses transformasi pertanian, yaitu suatu proses perubahan pada berbagai aspek di bidang pertanian (Widodo, 2009). Olehkarena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengoptimasi rencana tata tanam dan alokasi air irigasi DI Ciliman dengan mempertimbangkan keandalan pemberian air. .

contoh adanya modernisasi bidang pertanian untuk menentukan masa tanam adalah